< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8

Page 6 of 8
next >

Susmini Indriani Lestariningati

34

Tabel 3. Hasil Pengukuran VSWR Antena Helikal

f

Pr

Pi

koefisien

refleksi

VSWR

(GHz) (dBm) (dBm)

(k)

1,505 -38,54 -22,13 0,151181981 1,3562

1,605 -38,73 -20,43 0,121618296 1,2769

1,705 -45,65 -21,03 0,058748921 1,1248

1,805 -45,12 -21,92 0,069182008 1,1486

1,905 -39,07 -20,55 0,118576559 1,2691

Tabel 4. Hasil Pengukuran VSWR Antena dipole

λ/2

f

Pr

Pi

koefisien

refleksi

VSWR

(GHz) (dBm) (dBm)

(k)

1.705 -47,81 -20,21

0,0378639

1,0785

Dari hasil pengukuran dapat kita analisa bahwa

nilai VSWR sebesar 1,12 didapatkan pada

frekuensi 1.705 GHz, dan nilai 1.15 pada

frekuensi 1.805 GHz. Dapat kita katakan bahwa

antena helikal memiliki kinerja sesuai yang

diinginkan pada rentang frekuensi tersebut.

4.2. Pengukuran Gain

Alat – alat yang digunakan untuk pengukuran gain

adalah sebagai berikut:

Spectrum analyzer

Synthesized Sweeper

3. Antena pemancar (Antena Log periodik)

4. Antena pembanding (Antena dipol λ/2 )

Hasil Pengukuran:

Gambar 11. Level Penerimaan Gelombang Pantul

Pada Frekuensi 1,705 GHz

Gambar 12. Level Penerimaan Gelombang

Datang Pada Frekuensi 1,705 GHz

Pengukuran gain (penguatan) antena

dilakukan

dengan

mengukur

level

penerimaan antena dan level penerimaan

antena pembanding. Dalam pengukuran

antena ini, level penerimaan antena yang

diukur merupakan level kuat medan,

sedangkan antena yang digunakan sebagai

antena pembanding adalah antena dipole

λ/2. Sehingga dapat dinyatakan sebagai

berikut :

)

mW

(

pembanding

antena

P

)

mW

(

helikal

antena

P

log

10

)

dB

(

Gain

=

(4-5)

Hasil pengukuran gain (penguatan) antena

dengan menggunakan persamaan diatas

adalah:

Tabel 5. Hasil Pengukuran Gain

Level daya Level daya

gain

antena helikal

antena

dipole

(dBm)

(dBm)

(dB)

- 44,1

- 59,81

15,71

Dari persamaan (2-3) maka akan diperoleh

penguatan antena (gain) sebagai berikut :

)

N

234

,

3

(

log

10

)

dB

(

Gain

=

dengan N = Jumlah lilitan = 21 lilitan

Gain (dB) = 10 log (3,234 x 21)

= 18,319 dB

Dari hasil pengukuran seperti yang terlihat

pada Tabel 5, gain yang diperoleh sebesar

15,71

dB.

Sedangkan

pada

hasil

perhitungan teoritis diperoleh 18,319 dB.