Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5

Page 1 of 5
next >

Jurnal Teknik Komputer Unikom – Komputika – Volume 3, No. 2 - 2014

18

SISTEM MONITORING DISTRIBUSI BANTUAN BENCANA ALAM BERBASIS WEB

MENGGUNAKAN METODE ALGORITMA FIRST-FIT

Sri Nurhayati

1

, Ryan Zulmi

2

1,2

Jurusan Sistem Komputer Universitas Komputer Indonesia, Bandung

1

serieid@yahoo.com,

2

ryanzulmi@gmail.com

ABSTRAK

Ketidakmerataan bantuan yang didistribusikan kepada korban bencana di posko pengungsian disebabkan oleh

donatur dari instansi atau perusahaan melakukan pemberian bantuan secara langsung kepada korban di posko

pengungsian yang mengakibatkan penumpukan bantuan di satu titik. Untuk itu, pada penelitian ini dibuat sistem

monitporing distribusi bantuan bencana alam berbasis website menggunakan metode algoritma first-fit yang

dapat meminimalisasi terjadinya ketidakmerataan tersebut. Algoritma first fit akan menentukan kemana bantuan

disalurkan kepada posko pengungsian yang membutuhkan sesuai dengan besarnya jumlah kebutuhan logistik

sehari-hari dengan tepat. Selain itu, sistem ini dibantu dengan penggunaan barcode scanner yang berfungsi

untuk memudahkan proses verifikasi barang bantuan yang telah sampai di posko pengungsian, yaitu dengan

cara men-scan barcode yang tertera pada barang dan secara otomatis data barang terverifikasi masuk ke basis

data sistem. Model sistem dirancang menggunakan pendekatan orientasi objek dengan salah satu toolsnya yaitu

UML. Dari hasil pengujian, sistem monitoring distribusi bantuan bencana alam menggunakan metode algoritma

first-fit dapat membantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam menentukan posko pengungsian mana

yang tepat diberikan materi bantuan.

Kata kunci : Bencana Alam, Distribusi Bantuan, Algoritma First-fit

1.! PENDAHULUAN

Bencana alam adalah suatu peristiwa alam yang

mengakibatkan dampak besar bagi populasi

manusia.

Banyak

korban

bencana

yang

membutuhkan pertolongan untuk bisa bertahan

hidup dari bencana alam. Badan Penanggulangan

Bencana Daerah (BPBD) merupakan lembaga

pemerintah non-departemen yang melaksanakan

tugas penanggulangan bencana. Salah satu masalah

yang muncul ketika terjadi bencana alam adalah

kurangnya koordinasi antara para donatur dengan

badan penanggulangan bencana dalam hal

pendistribusian bantuan logistik. Beberapa donatur

dari instansi atau perusahaan melakukan pemberian

bantuan secara langsung kepada korban di lokasi

bencana.

Hal

ini

dapat

menyebabkan

ketidakmerataan distribusi bantuan. Masalah

lainnya, lemahnya pemantauan pendistribusian

bantuan kepada korban bencana atau penerima

bantuan

yang

dilakukan

oleh

Badan

Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Hal ini

membuat banyak korban bencana yang merasa

dirinya belum menerima bantuan padahal bantuan

sudah didistribusikan dan diterima oleh perwakilan

posko pengungsian (penerima) tersebut. Masalah

lainnya adalah materi bantuan terutama bantuan

logistik yang telah diperkirakan oleh Badan

Penanggulangan Bencana Daerah untuk dipakai

perhari maupun perminggu, terkadang secara tiba-

tiba tidak mencukupi kebutuhan tersebut. Hal ini

disebabkan oleh adanya korban bencana palsu yang

berpura-pura menjadi korban di pengungsian-

pengungsian yang ada.

Dari masalah diatas, maka peneliti akan

membangun sebuah sistem monitoring distribusi

bantuan bencana alam berbasis website dengan

menggunakan metode algoritma first-fit. Algortima

first-fit merupakan algoritma manajemen memori

yang biasa dipergunakan oleh sistem operasi pada

komputer untuk mengalokasikan proses-proses ke

dalam memori kosong yang tersedia. Algoritma

first-fit dapat diimplementasikan pada sistem

pendistribusian materi bantuan yaitu, akan

mengalokasikan materi bantuan ke posko-posko

2.! TEORI PENUNJANG

2.1 Sistem Distribusi

Pendistribusian bantuan merupakan mekanisme

atau prosedur yang menghubungkan antara pemberi

bantuan (donator) dan penerima bantuan (korban

bencana) pada suatu situasi kebencanaan. Bantuan

dalam hal ini adalah bantuan kemanusiaan yang

terdiri dari tempat penampungan sementara,

bantuan pangan, sandang, air bersih dan sanitasi,

serta pelayanan kesehatan.

Dalam

pelaksanaan

pendistribusian

atau

pemberian bantuan terdapat beberapa langkah,

diantaranya:

1.! Penyusunan Daftar Penerima Bantuan

Langkah-langkah yang dilakukan pada kegiatan

pendaftaran penerima bantuan adalah sebagai

berikut:

a)! Mengidentifikasi jumlah keluarga di setiap

titik penampungan.

b)! Berdasarkan identifikasi jumlah keluarga,

disusun daftar penerima bantuan secara

keseluruhan sesuai dengan kelompok umur.

2.! Penilaian Kebutuhan

Langkah-langkah yang dilakukan pada kegiatan

penilaian kebutuhan adalah sebagai berikut:

a)! Mengidentifikasi

kebutuhan

penerima

bantuan (korban bencana).